Office Hours : Kantor Pusat : 0274 - 512038/552831 (08:00 - 20:00) | Cabang Taman Siswa : 0274 - 4281448 (10:00 - 18:00) | Follow us :  
Cari berita :
Jumat, 02 Desember 2016

Ini Sejarah Pelaksanaan Ujian Nasional

JAKARTA - Ujian Nasional (UN) menjadi salah satu ujian yang wajib dilalui oleh para siswa di Indonesia. Melalui ujian tersebut, masyarakat bisa melihat sekolah-sekolah yang sudah memenuhi standar nasional dan juga yang belum.Ujian Nasional (UN) sendiri memiliki sejarah yang panjang dalam pelaksanaannya. Pada tahun 1950 sampai 1964, dikenal dengan ujian penghabisan.Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy dalam rapat kerja di Ruang Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/12/2016)."Sementara di tahun 1965 sampai 1971, dikenal dengan ujian negara. Ujian kembali berubah nama menjadi ujian sekolah pada 1972 sampai 1979," More...
Jumat, 02 Desember 2016

Penghapusan Ujian Nasional Dinilai Terburu-buru

JAKARTA - Beberapa hari belakangan, isu penghapusan Ujian Nasional (UN) gencar di masyarakat. Pasalnya Ujian Nasional (UN) menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh semua sekolah setiap tahunnya.Hari ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy melakukan rapat kerja (Raker) bersama anggota Komisi X DPR. Dalam raker tersebut, Ketua Komisi X, Teuku Riefky Harsya menilai penghapusan UN terburu-buru."Moratorium UN ini terburu-buru. Moratorium ini sendiri menjadi isu yang penting," ungkapnya di Ruang Komisi X DPR, Jakarta, Kamis (1/12/2016).Riefky juga menjelaskan bahwa pelaksanaan UN tidak hanya dilakukan di Indonesia. Namun juga disel More...
Jumat, 02 Desember 2016

Mendikbud Akan Ajukan Sekolah 5 Hari ke Presiden Jokowi

MEDAN - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, berencana memotong hari belajar siswa hanya sampai hari Jumat atau lima hari dalam seminggu. Pemotongan hari belajar ini ditujukan agar para siswa didik memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan karakternya.Hal itu dikatakan Muhadjir saat berada di Medan, Kamis (1/12/2016)."Untuk rencana itu sudah saya ajukan ke Presiden. Tinggal menunggu persetujuan presiden saja. Mudah-mudahan disetujui," ujarnya.Muhadjir menjelaskan, untuk menempa karakter anak didik yang kuat, tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal dengan tatap muka di dalam kelas. Belajar juga bisa dilakukan bersama keluarga dan More...
Go to page:
Hak cipta © 2013. Master The Smart Future