Office Hours : Kantor Pusat : 0274 - 512038/552831 (08:00 - 20:00) | Cabang Taman Siswa : 0274 - 4281448 (10:00 - 18:00) | Follow us :  
Cari berita :
Rabu, 07 Desember 2016

Survei Internasional, Kompetensi Membaca Siswa Masih Lemah

JAKARTA - Capaian Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA) naik 21,2 poin dan berhasil loncat enam peringkat dari posisi sebelumnya. Hasil ini dilihat dari tiga bidang yang diujikan pada anak usia 15 tahun, yakni sains, matematika, dan membaca di 72 negara.Meski mengalami peningkatan, rata-rata skor yang diraih siswa ternyata masih di bawah rata-rata Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Bahkan pada bagian membaca, peningkatan tak terjadi secara signifikan, di mana dari 396 poin di 2012 menjadi 397 pada 2015."Kami bersama Badan Bahasa juga sedang menganalisis mengapa membaca ini masih lemah bagi anak-anak usia 15 tahun," More...
Jumat, 02 Desember 2016

Lakukan UN Jika Pendidikan Sudah Merata

JAKARTA - Ujian Nasional (UN) menjadi agenda tahunan yang selalu dilalui siswa di semua jenjang sekolah. Padahal jika menilik lebih dalam, masih banyak pendidikan yang belum merata khususnya di Indonesia bagian timur.Anggota Komisi X DPR, Popong Otje Djundjunan menuturkan bahwa UN bukan tidak boleh dilakukan namun perhatikan juga pendidikan di Indonesia bagian timur."Jadi boleh diadakan UN, jika pendidikan di Papua juga sudah sama dengan yang ada di ibu kota," ungkapnya.Popong memberi apresiasi kepada Mendikbud Muhadjir Effendy keputusannya untuk melakukan moratorium. "Saya acungkan dua jempol karena berarti Pak Menteri sudah mengerti tentang ruh pendidikan," More...
Jumat, 02 Desember 2016

Ini Penjelasan Mendikbud Terkait Moratorium UN

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menjelaskan latar belakang rencana moratorium ujian nasional (UN) kepada Komisi X DPR RI.Menurut Muhadjir, perubahan kebijakan ini merupakan tindak lanjut terkait langkah untuk mengkaji ulang UN."Pertama kami melihat sejarah UN dari masa ke masa. Dari 1950 sampai 1964 ada ujian penghabisan, kemudian jadi syarat kelulusan, sampai berlanjut pada 2015 sampai 2016 UN tidak dijadikan kelulusan tetapi dipakai untuk ke jenjang lebih tinggi," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (1/12/2016).Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengatakan, moratorium UN juga berdasar pada data profil More...
Go to page:
Hak cipta © 2013. Master The Smart Future