Office Hours : Kantor Pusat : 0274 - 512038/552831 (08:00 - 20:00) | Cabang Taman Siswa : 0274 - 4281448 (10:00 - 18:00) | Follow us :  
Cari berita :
Rabu, 07 Desember 2016

Pemerintah Segera Putuskan Nasib UN, Apakah Jadi Digelar Ataukah Dihapus

YOGYA - Kelanjutan dari keberadaan Ujian Nasional (UN) tinggal menunggu waktu.Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera melakukan rapat terbatas dengan para menteri kabinet kerja untuk memutuskan nasib UN.Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, mengatakan pemerintah akan melakukan rapat terbatas untuk mengemukakan laporan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan UN atau tidak.Keputusan berasal dari presiden dan akan diselesaikan sebelum tahun bergulir."Insya Allah sebelum tahun baru sudah ada keputusan apakah hal itu (UN) akan dilakukan atau tidak, dan jika tidak, apa yang akan dilaksanakan kemudian,&q More...
Rabu, 07 Desember 2016

Menristekdikti: UN tak berpengaruh signifikan terhadap SNMPTN

Jakarta - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan hasil Ujian Nasional (UN) tak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan mahasiswa baru yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)."Selama ini, nilai UN tidak berpengaruh signifikan terhadap SNMPTN," ujar Nasir di Jakarta, Selasa.UN hanya mempunyai pengaruh kecil dalam penerimaan mahasiswa baru, itu pun hanya SNMPTN, bukan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil rapat terbatas kabinet yang membahas mengenai moratorium UN."Nanti, akan dilihat apakah akan dimasukkan atau tidak."S More...
Rabu, 07 Desember 2016

Penghapusan UN tunggu keputusan presiden

Yogyakarta - Penghapusan ujian nasional pada 2017 seperti rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan masih harus mendapat penetapan dari presiden yang akan dilakukan melalui rapat terbatas."Belum ada keputusan. Besok masih ada rapat terbatas. Ditunggu saja, sabar," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, usai menghadiri Kongres XXI Tamansiswa, di Yogyakarta, Selasa.Meskipun masih menunggu hasil rapat terbatas, namun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus melakukan persiapan pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional sebagai pengganti ujian nasional dan hingga kini persiapan yang dilakukan sudah mencapai 60 hingga 70 persen.Kementerian Pendid More...
Go to page:
Hak cipta © 2013. Master The Smart Future